JAKARTA- Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel atas kerja bersama mengendalikan angka inflasi secara nasional.
Dua kabupatennya, Banjar dan Tapin, masuk nominasi. Namun Tim Pengendalian Inflasi Nasional (TPIN) menetapkan TPID Kabupaten Banjar sebagai TPID Berprestasi 2017 untuk wilayah Kalimantan.
“Selamat kepada provinsi, kabupaten/kota yang telah berhasil meraih Anugerah TPID Berprestasi dan TPID Terbaik 2017. Terus pertahankan dan tingkatkan koordinasi dengan pemerintah dalam kerja sama mengendalikan inflasi,” ucap presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2018, di Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (267)
Rapat dengan tema: Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif serta Berkualitas, dihadiri para Menteri Kabinet Kerja, Gubernur BI, gubernur, walikota dan bupati seluruh Indonesia.
Presiden mengingatkan, meski inflasi nasional saat ini tergolong stabil yakni di bawah angka 4 persen selama empat tahun terakhir dengan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen, semua stakeholder terkait harus lebih fokus lagi.
“Kita menginginkan angka inflasi lebih rendah lagi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Misal, angka pertumbuhan ekonomi 7 persen, maka angka inflasi kalau ingin lebih stabil, kita kejar ke angka 2 persen ,” harapnya.
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, usai mengikuti rapat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder terkait dan dunia usaha atas keberhasilan Kalsel menjaga stabilisasi inflasi di daerah.
Bahkan menurut gubernur, berdasarkan data yang ia ketahui, tingkat inflasi di Kalsel dalam beberapa tahun terakhir terjaga stabil. Dicontohkannya, sejak Juni 2017 sampai Juni 2018, angka inflasi Kalsel tercatat 2,74 persen.
“Angka ini lebih rendah dari angka nasional dalam kisaran tahun yang sama yakni sebesar 3, 12 persen,” jelas gubernur.
Kestabilan inflasi tersebut, lanjut gubernur, karena terimplementasinya sinergitas kebijakan pengendalian inflasi oleh TPID Kalsel, kabupaten dan kota dengan TPIN secara terencana. (bdm/foto: hum)