BANJARBARU– Gubernur H Sahbirin Noor, mengapresiasi kinerja 16 Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) terbaik yang berhasil meraih Predikat Nilai A (memuaskan) pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) 2017.
Apresiasi disampaikan gubernur pada penyerahan hasil evaluasi SAKIP SKPD 2017 dan Rapor Kinerja SKPD Semester 1 2018 di Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (31/7).
“Saya mengapresiasi kinerja SKPD yang telah bekerja keras untuk memperoleh nilai SAKIP A atau memuaskan.Tercatat ada 16 SKPD yang memperoleh nilai A, 17 SKPD nilai BB dan ada 14 SKPD nilai B,” jelasnya.
Dari enam belas SKPD, Inspektorat berhasil memperoleh nilai tertinggi, 82,51 dengan kategori A. Pringkat kedua Bappeda nilai 82,13 kategori A . Ketiga Biro Organisasi dengan nilai 81,88 kategori A . Pringkat ke empat diraih Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dengan nilai 81,80 kategori A . Danan posisi ke lima Dinas Penanaman Modal, dan PTSP dengan nilai kategori A
SAKIP adalah alat untuk menata manajemen pemerintahan menjadi lebih baik, efektif dan efisien, sebagaimana diamanatkan Perpres No 29/2014 tentang SAKIP dan Permenpan N0 53/014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
Berkaitan dengan pentingnya peningkatan nilai SAKIP, Paman Birin, sapaan akrabnya, berharap SKPD yang belum mendapat kategori memuaskan agar lebih memacu kinerja untuk mendapat nilai terbaik.
Menurut gubernur, sejak awal reformasi, dua daswarsa lalu, bangsa Indonesia berkomitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik, bersih dan bebas dari KKN.
Perbaikan itupun dilakukan secara menyeluruh di segala aspek pemerintahan, mulai dari peningkatan pelayanan, perbaikan pengelolaan keuangan, termasuk mendorong suatu sistem untuk menilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
Bahkan menurut Gubernur, Kalsel secara tegas menyatakan, upaya perbaikan penyelenggaran pemerintah dalam visi kedua pembangunan 2016-2021 yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi kepada pelayanan publik. (syh/foto: hum)