PALANGKA RAYA– Korem 102/Pjg punya hajatan besar Selasa (4/8) nanti. Bertempat di halaman Kantor Kotamadya Palangka Raya, mereka akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) tari “Gemu Famire” dengan peserta terbanyak se-Indonesia.
Menurut Danrem 102/Pjg, Kolonel Inf Harnoto S.Sos pada silaturahmi dengan insan pers, Sabtu (2/9) malam, pemecahan rekor digelar serentak di seluruh satuan TNI se-Indonesia dengan peserta 10 ribu prajurit.
“Untuk wilayah Kalteng, tari Gemu Famire digelar Korem 102/Pjg dan seluruh Kodim di tiap kabupaten. Kegiatan kita laksanakan di halaman Kotamadya Palangka Raya, Selasa 4 September 2018 pagi,” jelas Harnoto.
Peserta tari pada kegiatan di Kota Cantik ini, lanjut danrem, ditargetkan lebih dari 1.200 orang, terdiri dari prajurit TNI, anggota Polri, para ASN, dan masyarakat.
Dikatakan Harnoto, penampilan gerak tari dan musik ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan semangat kecintaan masyarakat pada khasanah budaya nasional.
“Kegiatan ini juga bertujuan menggelorakan budaya nasional agar tidak diklaim bangsa lain,” tandasnya.
Gemu Famire atau dikenal juga dengan nama “Maumere”, lagu yang dirangkai dengan gerak tari daerah dari Nusa Tenggara Timur ciptaan Frans Cornelis Dian Bunda (Nyong Franco) pada 2011.
Lagu dan gerak tari ini menjadi sangat populer semenjak diunggah ke YouTube, 23 Juni 2015, hingga menjadi fenomena lantaran disukai masyarakat dalam dan luar negeri.
Sementara Kapenrem 102/Pjg, Mayor Inf Maksum Abadi, menambahkan, selain pemecahan rekor tari Gemu Famire ini, Korem 102/Pjg juga tengah menyiapkan berbagai kegiatan memeriahkan HUT TNI, 5 Oktober mendatang.
Pra-kegiatan digelar pada 27, 28, dan 29 September, diisi dengan aneka kegiatan yang melibatkan komponen masyarakat.
“Sesuai arahan danrem, kita ingin melaksanakan gelar budaya Nusantara dengan peserta perwakilan seluruh kabupaten di-Kalteng, juga komunitas lintas budaya yang ada di Palangka Raya,” kata kapenrem.
Selain itu, sambung Maksum, pihaknya juga masih menampung usulan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pers, terkait item kegiatan lain untuk menyemarakkan HUT TNI nanti.
Usulan kegiatan tersebut, di antaranya, pameran peralatan utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI, lomba-lomba tradisional khas Kalteng, lomba fotografi, dan olahraga bersama insan pers bekerja sama dengan PWI Kalteng. (sar/foto: sut)