PELAIHARI– Keberadaan santri selain bisa menjadi pelopor pembangunan sumber daya manusia (SDM), juga dapat berperan sebagai penangkal segala ujaran kebencian, fitnah dan hoaks yang saat ini semakin marak di media sosial.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Tanah laut, H Sukamta, seusai melepas pawai santri di halaman Kantor Bupati Tala, Senin (22/10). Dalam acara peringatan Hari Satri Nasional itu, Sukamta didampingi Wakilnya, Abdi Rahman, Sekda Syahrian Nurdin dan Asisten II, Nor Hidayat.
“Diharapkan ke depannya tidak ada lagi fitnah, ujaran kebencian dan hoaks. Tetapi yang ada justru saling menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Sukamta.
Sementara Gusti Sirajuddin, pengurus Ponpes Al Syuhada Pelaihari, sangat berharap perhatian pemerintah terhadap pendidikan Agama Islam. Karena pendidikan agama merupakan cikal bakal dari pendidikan lainnya.
“Dengan pendidikan Agama yang baik, Insya Allah pendidikan lainnya akan berjalan dengan bagus,” tandasnya.
Peringatan Hari Santri ke-4 ini berlangsung di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari. Setelah upacara, santri dari berbagai Ponpes di Tala mengikuti pawai keliling.
Sebelumnya dilakukan deklarasi santri yang berbunyi: “Mari wujudkan pileg, pilpres/wapres 2019 yang aman dan sejuk”. (zkl/foto: zul yunus)