JAKARTA– Provinsi Kalsel termasuk salah satu daerah penerima penghargaan terbaik nasional dari 19 kategori sektor pembangunan ketenagakerjaan yang dianugerahkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Melalui Forum Indeks Prestasi Pembangunan Ketenagakerjaan (Integera) 2018, di Gedung Tri Dharma Kantor Kemenaker RI, Jakarta, Senin (19/11) siang, Menaker RI, M Hanif Dhakiri, menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan.
Menurut Menaker M Hanif Dhakiri, pemerintah saat ini semakin fokus terhadap investasi meningkatkan sumberdaya manusia sebagai jawaban untuk menyikapi pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi .
“Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini, harus disikapi dengan perubahan nyata dari sisi regulasi sebagai pendukung utama,” terangnya.
Pemerintah, lanjut Hanif, saat ini memberian kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang memiliki kemauan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan ketenagakerjaan.
Balai latihan kerja (BLK) yang ada di pusat dan daerah, kata Hanif, siap memberikan kesempatan edukasi keterampilan kerja kepada masyarakat sesuai program yang telah dijadwalkan.
Menurut menteri, daerah yang mendapat penghargaan adalah hasil penilaian yang terselektif dan berdasarkan data- data lapangan secara objektif.
Sementara Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, didampingi Karo Humas dan Protokol Setdaprov Kalsel, Kurnadiansyah, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah menobatkan Kalsel sebagai salah satu daerah penerima penghargaan nasional.
Menurut Rudy, penghargaan tersebut adalah kerja sama semua pihak yang selama ini terus berupaya meningkatkan kualitas manajemen ketenagakerjaan.
“Keberhasilan Kalsel meraih penghargaan nasional dilatari adanya kebijakan terukur tentang ketenagakerjaan, terutama di bidang pelaksanaan kompetensi pelatihan sesuai keahlian tenaga kerja,” timpal Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, H Sugian Noorbah..
Bagi Pemprov Kalsel, perestasi nasional di bidang ketenagakerjaan ini merupakan penghargaan kedua selama 2018. Sebelumnya, Agustus lalu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, juga dinobatkan sebagai salah satu kepala daerah terbaik sebagai pembina kesehatan dan keselamatan kerja (K3). (bdm/foto: hum)