BANJARMASIN– Dasawisma diharapkan mampu memberikan efek yang signifikan terhadap pembangunan, karena merupakan bagian dari pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK).
“Selain PKK, ada dasawisma di dalamnya. Keduanya memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi,” ujar Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat membuka Bimbingan Teknis Dasawisma Provinsi Kalsel 2018 di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (21/11).
Sebagai Ketua Pembina TP PKK Prov Kalsel, gubernur berharap, bimbingan teknis ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa dan mampu menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui bimbingan teknis dasawisma ini, hendaknya digunakan sebaik-baiknya mengingat banyaknya pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Kalsel,” tandasnya.
Sementara Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor, Ketua TP PKK Prov Kalsel, dalam sambutannya mengatakan, PKK sudah lama menjadi pelopor dalam upaya memberdayakan manusia di berbagai wilayah di Indonesia.
“Gerakan PKK sangatlah strategis, dikarenakan gerakan ini mampu menyasar masyarakat-masyarakat, tidak hanya diperkotaan, tetapi juga sampai ke pedesaan,” ujarnya.
Karena itu, lanjut Raudatul Jannah, kader-kader PKK harus mampu mengkomunikasikan berbagai kebijakan pemerintah yang dijawantahkan dengan lebih jelas memalui 10 (sepuluh) program pokok PKK yang hakekatnya merupakan kebutuhan dasar manusia.
“Saya sangat berharap, melalui bimbingan teknis ini, Kader-kader PKK yang tergabung dalam dasawisma, mampu memberikan efek yang luar bisa, bersinergi serta bersingguh-sungguh dalam menghadirkan berbagai program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk menuju Indonesia Sehat 2025,” tandasnya. (end/foto: hum)