BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Azis, mengapresiasi perkembangan kemajuan
sektor pembangunan strategis di Kalsel.
Berdasarkan data dari BPS, menurut Harry Azhar, pertumbuhan
ekonomi di Kalsel dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dengan
besaran 4,38 persen, 5,01 persen dan 5,13 persen.
“Begitupun dengan tingkat kemiskinan 2018, lebih rendah
dari tingkat kemiskinan nasional sebesar 10,12 persen,” ujar Harry Azhar, setelah
menyerahkan laporan hasil audit tata kelola keuangan dari Badan Pemeriksa
Keuangan ( BPK) RI 2018 , Selasa (21/5).
Begitupun dengan tingkat pengangguran dalam tiga tahun
terakhir, lanjut Harry Azhar, juga mengalami penurunan dengan besaran 5,45 persen,
4, 77 persen dan 3, 50 persen.
“Tingkat pengangguran 2018 lebih rendah dari tingkat
pengangguran nasional sebesar 5,01 persen,” katanya.
Sedang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel dalam tiga
tahun terakhir, sambung Harry Azhar, yaitu 70,017; 69,65; 70,71.
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengucapkan
syukur atas diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian secara 6 kali
berturut-turut.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali meraih opini
WTP dalam laporan keuangan daerah. WTP itu sangat penting dan sangat berarti,
karena mencerminkan tata kelola keuangan daerah yang tertib, rapi dan sesuai
dengan aturan,” ujar Paman Birin, sapaan akrabnya. (syh/bdm/foto: hum)
