JAKARTA, banuapost.co.id–
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),
memuji kinerja Pemprov Kalsel dalam
meningkatkan kualitas penyelenggaraan birokrasi.
Pujian dan apresiasi disampaikan Deputi Bidang Reformasi
Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, M Yusuf Ateh, pada
Asistensi Penerapan Reformasi Birokrasi di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Selasa
(11/6) pagi.
Duet Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan Wagub H Rudy
Resnawan, juga dinilai berhasil meretas sejarah pencapaian kinerja birokrasi.
Ini dibuktikan atas keberhasilan meraih Predikat Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A 2018.
“Selamat kepada Kalsel yang sudah membuat sejarah, karena
menjadi salah satu provinsi yang mendapatkan predikat A di luar Pulau
Jawa,” jelas Yusuf.
Setelah prestasi SAKIP, lanjut Yusuf, Kalsel juga
penting.menyempurnakan lagi dengan penghargaan lain, yaitu predikat Wilayah
Bebas Korupsi ( WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ( WBBM).
“2019 ini Pemprov Kalsel melaiui SKPD atau unit kerja, bisa
meraik prestasi WBK dan WBBM. Saya berharap tahun depan, Kalsel minimal 1 kalau bisa 10 unit kerja yang
masuk dan mendapatkan atau meraih predikat dari Kemenpan RB,” imbuhnya.
Sementara pada asistensi itu, gubernur melalui Sekdaprov
H Abdul Haris Makkie, mengucapkan terima kasih atas bimbingan.dan.pembinaan
Kemenpan RB.
Gubernur mengingatkan, meski Indeks Reformasi Birokrasi
Kalsel sudah mengalami peningkatan, namun hendaknya terus ditingkatkan.
Seperti diketahui, Indeks Reformasi Birokrasi Kalsel
semula hanya 64,93 persen di 2017, menjadi 65,92 persen di 2018. (end/foto: hum)
