JORONG, banuapost.co.id–
Halalbihalal atau hal maaf memaafkan, merupakan sebuah langkah untuk kembali
merajut kebersamaan setelah beberapa waktu lalu masyarakat sempat
terkotak-kotak karena pilpres dan pileg.
Ajakan itu dikemukakan Bupati Tanah Laut, H Sukamta,
dalam sambutannya pada acara halalbihalal keluarga besar Pondok Pesantren
(Ponpes) Nurul Hijrah dan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) di Ponpes Nurul
Hijrah, Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Selasa (11/6).
“Alhamdulillah, di Tala berkat kerjasama kita semua,
pemilu berjalan lancar aman dan tentram,” puji bupati yang datang
didampingi Ketua TP PKK Tala, Hj Nurul Hikmah Sukamta.
Kemarin yang terkotak-kotak, sambung Sukamta, sekarang demokrasi
telah selesai, mari bangun Tala kembali.
“Kita tunggu siapapun menjadi pemimpin, karena itu
pilihan Allah dan sudah janji Allah,” ujar bupati.
Sementara tausiah Prof Dr KH Hafiz Anshari, MA, salah
seorang cendekiawan muslim Banua, mengingatkan, Islam yang sejati adalah Islam
yang cinta damai yang tidak menggunakan kekerasan dalam apapun.
“Ingat, Islam masuk ke Indonesia tidak dengan cara
kekerasan. Karena Islam adalah kedamaian,” tegasnya.
Oleh sebab itu, lanjut Prof Hafiz, berpesan kepada
seluruh lapisan masyarakat, agar menjaga kedamaian dan ketenteraman, khususnya
pasca pemilu lalu.
Dalam kegiatan ini, turut berhadir Pimpinan Ponpes Nurul
Hijrah, KH Mukeri Yunus, Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf M Syech Ismed, Dir
Binmas Polda Kalsel, Kombes Pol Tata Suwarta, Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf
Bagus Budi Adrianto, Kapolres Tala, AKBP Sentot Adi Dharmawan, pimpinan
perusahaan dan perbankan se Kalsel. (zkl/foto:
ist)
