MAKASSAR, banuapost.co.id– Menyusul Gorontalo,
Mamuju dan Palu, kandidat Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan
Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H Maming, menggelar Silaturahmi
Daerah (Silatda) dengan BPD HIPMI Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (15/7)
malam.
Di acara yang digelar di Ball Room Claro Hotel Makassar
itu, Caaketum BPP HIPMI dengan nomor urut 4, dengan terang-terang siap memberdayakan
pengusaha muda di daerah untuk menjadi profesional.
“Tentunya profesional dalam menguasai bidang usaha yang
digeluti, baik dari hulu hingga hilirnya,” ujar CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, dua perusahaan holding yang
membawahi 54 anak perusahaan itu.
Kesiapan Mardani yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, bila kelak jika dirinya terpilih pada Munas HIPMI sedianya dilaksanakan akhir Juli mendatang, dan diundur pertengahan September.
Buoati Tanah Bumbu dua periode dan mantan kepala daerah
termuda se Indonesia ini, mengaku konsep yang diusungnya itu buah dari pengamatan dan pengalamannya selama
menjabat sebagai bupati selama 1,5 periode, 2010 hingga Juli 2018.
“Sangat sulit bagi pengusaha lokal untuk bisa
bersaing dengan pemain kakap, jika tidak ada dukungan dari pemerintah maupun
adanya payung hukum yang jelas,” ujarnya.
Untuk itulah, lanjut Mardani, ia bertekad akan membawa HIPMI lebih berkiprah
dan berkontribusi.
Sinergi HIPMI dengan Pemda bisa dilakukan, misalnya untuk
pengerjaan proyek yang nilainya di bawah Rp 200 juta, bisa dilakukan melalui
penunjukan langsung kepala daerah kepada pengusaha anggota Hipmi.
“Di sinilah HIPMI berperan untuk menggodok sistemnya,
membuat aturan mainnya, menentukan daftar anggota yang memiliki kelayakan.
Terpenting, HIPMI bisa membuka akses dan memberikan peluang yang sama besar
kepada para pengusaha di daerah,” kata Mardani yang menularkan semangat wirausaha melalui tagline ‘Muda,
Hebat, Menginspirasi’.
Di sela-sela Silatda di
Makassar ini, Mardani sempat dijamu makan malam oleh Gubernur Sulsel,
Nurdin Abdullah di hotelyang sama.
Kepada awak media, orang nomor satu di Pemprov Sulsel ini
secara terang-terangan mengaku akan kualat jika tidak menemui dan menjamu
pengusaha muda asal Provinsi Kalsel tersebut.
“Kualat saya kalau tidak menjamu ketum saya (Mardani H Maming, Red.),” ujar Nurdin Abdullah yang sebelum menjadi guibernur sempat menjadi Sekjen Apkasi itu. (yb/b2n/foto: kewe)
