BANJARBARU, banuapost.co.id–
Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berserta anak perusahaannya, dievaluasi
Pemprov Kalsel.
Langkah evaluasi ini dalam rangka meningkatkan kinerja.
Salah satu tolak ukurnya, nilai kontribusi usaha bagi pendapatan asli daerah.
“Evaluasi, baik internal maupun eksternal,
dioptimalkan terhadap kinerja BUMD beserta anak perusahaanya,” tutur
Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat
(6/9) sore.
Optimalisasi evaluasi, lanjut sekda, bertujuan agar
perusahaaan ke depan bisa lebih sehat, dan maksimal memberikan kontribusi bagi
pendapatan daerah.
Menurut Haris, Pemprov Kalsel memiliki empat perusahaan
daerah, yaitu Bank Kalsel, PT Jamkrida,
PT Askrida dan PT Bangun Banua.
Di antara perusahaan itu, ada yang lebih dimaksimalkan
kinerjanya, terutama dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Jika nantinya dipandang perlu dilalukan evaluasi di
tingkat jajaran direksi dan pihak terkait, maka harus dilakukan untuk
menyelamatkan perusahaan agar jangan menjadi beban daerah.
Meski demikian, menurut Haris, apapun langkah
dan.keputusan nantinya, tetap harus mengacu ketentuan dan peraturan berlaku. (bdm/foto: ist)
