PONTIANAK, banuapost.co.id–
Pembangunan dan penataan pemukiman di sepanjang Sungai Kapuas, Pontianak,
Kalimantan Barat, sejak 2016, ditinjau Presiden Joko Widodo, Kamis (5/9).
Peninjauan seiring dengan upaya pemerintah dalam tiga
tahun belakangan ini melakukan pembangunan dan penataan pemukiman di sejumlah
kota. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) 2015-2019.
Di Kota Pontianak, salah satu kota yang menjadi prioritas
penataan, Kementerian PUPR bersama dengan pemerintah daerah, melakukan penataan
kawasan sepanjang Sungai Kapuas sejak tiga tahun lalu.
“Ini waterfront-nya Sungai Kapuas yang juga sambung
dengan Sungai Landak. Sudah tiga tahun ini kita kerjakan dengan provinsi dan Kota
Pontianak,” ujar Kepala Negara di Dermaga Taman Alun Kapuas Park.
Revitalisasi kawasan, lanjut presiden, merupakan upaya
pemerintah untuk menumbuhkan kegiatan perekonomian di sekitar Sungai Kapuas,
sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di sepanjang sungai yang menjadi
jantung kota dan kebanggaan masyarakat Pontianak.
Melalui penataan, menurut presiden, pemukiman dan
sejumlah infrastruktur di sepanjang Sungai Kapuas yang sebelumnya tampak kumuh
ditata. Sehingga menjadi sebuah kawasan tepi sungai yang lebih rapi dan menjadi
daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Kita lihat hasilnya. Rumah yang dulunya
membelakangi sungai, sebagian sudah mulai menghadap ke sungai. Sehingga kita
lihat semuanya rapi dan mulai dihijaukan,” jelas presiden.
Penataan kawasan tepi sungai dan kampung bagi para
nelayan, sambung presiden, juga dilakukan di sejumlah daerah lainnya. Setelah
semua upaya penataan tersebut selesai dan menjadi model percontohan, pemerintah
akan mempertimbangkan untuk melakukan penataan serupa di daerah-daerah lainnya.
“Kita ini mengerjakan empat waterfront seperti ini.
Di Bengkulu, di Kampung Nelayan di Tegal, Kampung Nelayan juga di Semarang, dan
Pontianak. Ini yang paling bagus dan paling panjang,” kata presiden.
Hingga saat ini, waterfront yang ditinjau presiden
tersebut, masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai tahun depan.
Meski demikian, kawasan tersebut kini telah ramai dikunjungi warga Kota
Pontianak yang ingin berwisata di sekitar Sungai Kapuas. (yb/din/foto: kris/setneg)
