BANJARBARU, banuapost.co.id–
Kawasan perkantoran Sekdaprov Kalsel jadi ajang balap liar pemuda Banjarbaru
maupun Martapura, Kabupaten Banjar.
Sunyi dan lebarnya jalan, serta tikungan yang menantang, tak
urung menjadi tempat favorit para pencari celaka yang rata-rata berusia belia, memacu
sepeda motor beradu cepat.
Padahal komplek perkantoran Provinsi Kalsel untuk aktivitas
ASN maupun CPNS, seharusnya bebas dari suara knalpot yang membisingkan.
Meski demikian, para pencari celaka ini umumnya melakukan
aksinya menjelang magrib, ketika kantor sudah tak ada penghuninya, khususnya di
Jl Bina Praja Selatan.
Balap liar setiap menjelang Magrib ini, tak ditampik salah
satu remaja yang wanti-wanti tidak maui disebutkan namanya ketika ditemui, Jumat
(15/11) sore.
“Hampir setiap hari menjelang sore, apalagi Jumat, Sabtu dan
Minggu, pasti ramai yang ikut,” katanya setengah bangga.
Remaja ini mengaku sering ditertibkan polisi, bahkan dikejar-kejar,
aksi balap liar kembali dilakukan di tempot lain yang polisinya memang tidak
ada.
“Sering dikejar polisi, tapi kami kabur. Pindah ke
tempat yang aman lagi,” tandasnya.
Umumnya puluhan pembalap liar ini, menurutnya, berasal
dari Banjarbaru dan Martapura. Mereka
juga mebanyakan masih sekolah atau pelajar.
Sementara Iman, (46), warga Kelurahan Palam, mengaku terganggu
dengan suara bising knalpot para pembalap liar itu. “Sampai ke rumah saya,
kedengaran suara knalpot motor anak balap di komplek gubernuran itu,” katanya.
Iman tak menampik hampir setiap hari anak-anak tersebut
balapan di lingkungan komplek perkantoran gubernuran hingga menjelang magrib. (riz/foto: rizal)
