BUSAN, banuapost.co.id– Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, mengapresiasi dan meyakini penyelenggaraan Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum 2020, akan berjalan sukses.
“Indonesia merupakan negara penggagas dari konsep
Indo-Pasifik, dan akan sukses menjadi tuan rumah,” ucap Presiden Moon, ketika
mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi di Westin Chosun Hotel,
Busan, Senin (25/11).
Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi menyampaikan kembali
pentingnya perlindungan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal
panjang. Sementara Presiden Moon menyampaikan komitmen untuk memberikan
perlindungan terhadap para ABK Indonesia.
Masih terkait ABK, presiden mengapresiasi atas
diselematkannya enam WNI yang bekerja sebagai ABK di kapal yang tenggelam di
wilayah Seogipo, Jeju.
“Di kapal tersebut, terdapat enam orang WNI yang bekerja
sebagai ABK. Enam WNI ABK tersebut
selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan kesehatan. Terima kasih atas
upaya penyelamatan yang dilakukan otoritas Korea,” ujar presiden.
Menurut Presiden Moon, pemerintah Korea Selatan selalu
mengutamakan keselamatan. “Kami berupaya agar ABK dapat bekerja dengan baik,” tandasnya.
Di akhir pertemuan, Presiden Jokowi menyampaikan, Indonesia
mendukung Keketuaan Korea di MIKTA pada 2020.
“Saya harap Korea tetap menjadikan ekonomi kreatif
sebagai prioritas MIKTA 2020,” ucap presiden.
Korea Selatan akan menjadi Ketua MIKTA untuk 2020.
Presiden Jokowi mengharapkan agar kerjasama MIKTA dapat diintensifkan, sehingga
dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
Setelah menghadiri pertemuan bilateral, Presiden Jokowi
dan Presiden Kim menyaksikan penandatanganan tiga nota kesepahaman, yaitu Perjanjian
Kemitraan Ekonomi Menyeluruh Indonesia dan Korea.
Kemudian Perjanjian Bebas Visa Bagi Pemegang paspor
Diplomatik dan Dinas RI-Republik Korea, serta Kerjasama Teknik Terkait
Pemindahan dan Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) baru. (yb/din/foto: setneg)
