PELAIHARI, banuapost.co.id– Jihran warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, terpaksa dirujuk ke UGD Hadji Boejasin. Lelaki paruh baya itu terjatuh dari motor, akibat berupaya menghindari bekantan yang sedang menyeberang.
Peristiwa
tidak mengenakkan yang dialami Jihran itu terjadi Minggu (26/1) sekitar pukul
13:00 Wita, saat melintas di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Pelaihari
dengan Kecamatan Panyipatan. Ia berangkat dari rumah di Kampung Baru menuju
Desa Sungai Riam.
Saat
memacu kendaraan melintasi RT 2 Desa Sungai Riam, Jihran dikagetkan dengan kemunculan
bekantan yang menyeberang. Diduga korban langsung melakukan pengereman dan
membuatnya terjatuh dari motor.
Anang
Mar’ie, warga RT 2, membenarkan terjadi kecelakaan yang diduga akibat
menghindari bekantang menyeberang.
Menurut
Anang Mar’ie saat tiba di lokasi, tidak melihat lagi ada bekantan di lokasi
kejadian. Namun hanya melihat Jihran yang mengalami luka di dagu, kaki dan
lengan.
“Saya
mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat kabar dari tetangga. Saat saya
sampai di lokasi, tidak melihat ada bekantan. Saya hanya melihat korban
tergeletak,” kata Anang Mar’ie.
Lebih jauh Anang Mar’ie mengatakan, di lokasi kejadian memang
sering satwa bernama latin nasalis
larvatus itu menyeberang. Selain ada pohon cempedak, di sekitarnya juga terdapat
sungai kecil tempat primata itu biasanya minum.
“Di
lokasi itu memang sering menjadi tempat pemyeberangan bekantan. Biasanya kalau
musim tiwadak –cempedak, Red.—warik walanda itu mengambil buahnya,”
kata Anang Mar’ie, sambil menamabahkan korban kemudian dievakuasi ke RSUD Hadji
Boejasin Pelaihari. (zkl/foto: ist)
