PELAIHARI, banuapost.co.id– Seorang penghuni kamar sebuah hotel di Kota Pelaihari, Tanah Laut, terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Lelaki asal Banjarmasin itu, bersimbah darah akibat diserang dua lelaki bersenjata tajam dan balok kayu, Kamis (27/2) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 Wita, sempat
membuat geger warga yang melintas di Jl Pancasila, tempat hotel tersebut
berada. Kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi setelah melukai korbannya.
Kasus penyerangan tamu hotel, sempat simpang siur beredar
di masyarakat Pelaihari. Namun kuat dugaan, salah satu penyerang adalah suami
dari perempuan yang dibawa menginap di hotel tersebut.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas dari
penghuni kamar lainnya, korban sebelum kejadian memang masuk ke hotel dengan
seorang perempuan. Namun perempuan tersebut, ikut menghilang setelah pelaku
meninggalkan tempat kejadian.
Wakapolres Tala, Kompol Fauzan Arianto, yang diminta
konfirmasinya, membenarkan tengah menangani kasus penyerangan tamu di sebuah
hotel di Pelaihari.
Namun demikian, wakapolres belum mengungkapkan apa motif
di balik penyerangan tersebut. “Benar, kami tengah menangani kasus penganiayaan
di sebuah hotel oleh dua orang lelaki,” kata Kompol Fauzan, Kamis (27/2) siang.
Menurut wakapolres, penyidik sudah memintai keterangan
beberapa orang saksi, sekaligus mendalami motif penganiayaan tersebut.
Wakapolres juga membenarkan, berdasarkan keterangan
saksi, saat masuk ke hotel korban yang saat ini menjalani perawatan di RS
Borneo Citra Medika, membawa seorang perempuan.
“Kami juga masih melacak identitas perempuan yang dibawa
korban,” ujar Kompol Fauzan.
Meski Polisi belum mengungkap motif di balik penganiayaan
tersebut, kabar yang santer di kalangan masyarakat Pelaihari, penganiayaan akibat
perselingkuhan antara istri tersangka dengan korban. (zkl/foto: zul yunus)