MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Tak perlu menunggu lama, impian para pasien cuci darah untuk berobat di RSUD Muara Teweh, Barito Utara, akan terwujud. Dengan demikian, selain dapat mengirit biaya, juga tidak perlu lagi berobat keluar daerah.
Menurut Kepala Ruangan Intensive Care Unit (ICU),
Veronica Sasikirana, izin untuk mengoperasikan ruang cuci darah (hemodialisa)
sudah diajukan ke Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BPTN).
“Sebelum izin keluar, pihak terkait melakukan
pengujian air. Sampel air diambil dari ruang filter dan diuji dulu, layak atau
tidak. Diperkirakan Agustus mendatang, hasil uji air keluar,” jelas Vero sapaan
akrabnya ke awak media, kemarin.
Seiring dengan pengujian air dan penyiapan ruangan,
lanjut Vero, pihak RSUD mengirimkan seorang dokter dan dua perawat sebagai
persiapan mengoperasikan ruang hemodialisa.
“Nanti segera menyusul lagi pengiriman satu dokter
dan dua perawat. Sehingga total dua dokter dan empat perawat yang akan
mengoperasikan ruang cuci darah di RSUD Muara Teweh ini,” ucap Vero.
Guna melayani pasien cuci darah, RSUD Muara Teweh juga
menyediakan satu ruangan khusus, didukung empat tempat tidur pasien dan
fasilitas lainnya.
“Jika ruang cuci darah operasional, para pasien di Barito
Utara tak perlu lagi berobat ke Palangka Raya, Banjarmasin, dan Pulau Jawa. Cukup
di RSUD Muara Teweh,” pungkasnya. (arh/foto:
ist)