MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Hari ke-2 sejak dioperasikannya posko pemantauan kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Barito Utara, suhu tubuh warga yang akan memasuki Kota Muara Teweh tertinggi 36,9 C.
Bahkan dua hari keberadaan posko, sejak pukul 06:00 hingga 20:30 WIB, tercatat warga yang memasuki Ibu Kota Kabupaten Barito Utara itu sebanyak 653 orang.
“Selama posko di Halaman Puskemas Kandui dioperasikan, warga
yang telah dicek paling tinggi bersuhu badan 36,9 C, dan tidak ada keluhan yang
mengarah ke Covid-19,” ujar Koordinator Petugas Posko Pemantauan Kandui, Godwin,
kemarin.
Sementara untuk warga Kecamatan Kandui, sambung Godwin, khususnya yang memiliki gejala ringan, diimbau untuk karantina mandiri di rumah.
“Tetapi tetap kita pantau. Sedang yang di luar kecamatan, selalu dihubungi sebagaimana data dan nomor kontak bersangkutan yang sudah tercatat di Gugus Tugas Barito Utara,” jelasnya.
Menurutnya, warga di luar Kandui yang menuju Muara Teweh dan sekitarnya jika mengalami gejala ringan maupun berat, akan ditangani sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19, serta dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Barito Utara untuk tindakan lebih lanjut.
“Bagi yang masih berstatus gejala ringan akan kami
anjurkan untuk karantina mandiri, dan datanya dilaporkan ke Gugus Tugas
Covid-19 Barito Utara untuk pemantauan,” tandasnya.
Namun apabila gejalanya berat, lanjut Godwin, akan dirujuk
ke RS Muara Teweh dengan menggunakan ambulance.
“Sejauh ini belum ada yang mengarah ke sana.
Sementara keberadaan posko membuat warga merasa terbantu guna mendeteksi dini
gejala covid-19, karena pemeriksaannya pun gratis,” pungkas Godwin. (arh/foto: ist)