PELAIHARI, banuapost.co.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Desa Kuala Tambangan, Kabupaten Tanah Laut, tuntas menyalurkan BBM jenis solar kepada nelayan untuk periode bulan Mei 2026.
Pasokan terakhir dari tiga tahap pengambilan berjumlah 18.000 liter, jadi total BBM solar yang masuk ke SPBUN yang dikelola PT Sarana Dua Bersama Mandiri sepanjang bulan Mei 2026 berjumlah 62.000 liter.
Total BBM solar yang disalurkan kepada nelayan sesuai barcode yang dipegang nelayan berjumlah 61.933 liter.
Pemilik SPBUN, Nurul Tasiah memastikan seluruh alokasi solar subsidi bulan Mei 2026 telah habis disalurkan kepada nelayan yang memiliki barcode. Menurut Nurul ini merupakan pengambilan terakhir bagi nelayan pemegang barcode, karena masa berlakunya habis per 1 juni 2026.
“Selanjutnya kami akan menyalurkan BBM solar kepada nelayan sesuai dengan barcode yang diserahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala,” kata pemilik SPBUN, Sabtu (30/5).
Menurut pemilik SPBUN, kuota yang akan disampaikan kepada PT Pertamina sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan DKPP Tala.
Ia juga berharap ke depan SPBUN PT Sarana Dua Bersama Mandiri mendapat pengawasan dari Aparat Penegak Hukum agar pendistribusian solar subsidi lebih terawasi dan tepat sasaran bagi penerima. (zkl/foto: zul)