PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Sosok mayat ditemukan seorang nelayan mengambang di Sungai Kahayan, Senin (23/3) pagi kisaran pukul 09:00 WIB.
Mayat berjenis kelamin laki-laki yang sama sekali tidak
memiliki identitas, sekarang ini sudah dievakuasi ke kamar Jenazah RSUD dr
Doris Sylvanus Palangka Raya.
Sejumlah petugas gabungan, baik dari Satpolair Polda Kalteng,
Polresta Palangka Raya, Basarnas serta sejumlah relawan, sempat sibuk
mengevakuasi temuan, sebelum dilarikan ke kamar jenazah rumah sakit.
Kondisi mayat sangat memperihatinkan. Selain wajahnya
yang sudah rusak, tubuhnya pun membengkak dan mengeluarkan aroma tak sedap.
Meski demikian, petugas gabungan tetap berusaha memasukan
mayat ke kantong mayat untuk dibawa ke rumah sakit.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi T Jaladri,
mengaku menerima laporan dari seorang nelayan akan temuan mayat tersebut.
“Mayat ditemukan mengapung tak jauh dari Pos Polairud
Polda Kalteng,” jelas Kombes Dwi.
Awalnya, sambung Dwi, nelayan mengira boneka. Namun
setelah dicermati, ternyata sosok mayat dengan jenis kelamin laki-laki.
“Kira-kira usianya di atas 40 tahun, menggunakan kaos
oblong warna biru dengan celana warna coklat,” imbuh Kombes Pol Dwi.
Di saku celana yang dipakai, sambung Kombes Pol Dwi,
ditemukan ponsel jenis android, namun dalam kondisi tidak menyala alias mati.
“Nanti kita akan buka handphonenya. Namun apakah bisa
menyala agar tahu siapa sebenarnya identitas mayat ini,’ ujar Kombes Pol Dwi T
Jaladri. (yb/din/foto: ist)