JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah kasus positif terinfeksi virus korona Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Tercatat 4.839 kasus.
“Ada penambahan kasus baru sebanyak 282, sehingga total menjadi 4.839 kasus,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan BNPB di YouTube, Selasa (14/4)..
Sementara pasien yang dalam dua kali pemeriksaan mendapat hasil negatif dan dinyatakan sembuh, lanjut Yuri, sapaan akrabnya, bertambah 46 kasus menjadi 426.
“Sedang kasus meninggal dunia mengalami penambahan 60 kasus dari angka sebelumnya. Masih ada saudara kita yang terpaksa meninggal sebanyak 459 orang,” imbuh pria yang sejak Maret 2020 menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes itu.
Diketahui, per Senin (13/4), pemerintah mengumumkan ada 399 orang meninggal akibat virus korona. Sementara pasien sembuh itu ada 380 orang.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga membuka data orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 139.137 dan PDP 10.482 orang.
Ratusan ribu ODP ini, menurut Yuri, menjadi perhatian besar terkait penyebaran virus korona. Karena ada yang kondisinya tak sakit dan sakit ringan. Sehingga tanpa sadar, berpotensi menjadi sumber penularan.
“Ini yang menjadi perhatian besar kita, karena tak menutup kemungkinan dari saudara-saudara kita yang masuk dalam pemantauan dalam kondisi yang tidak sakit, dengan kondisi yang sakit ringan. Sehingga bisa dirasakan seakan-akan tidak sakit dan berpotensi menjadi sumber penularan apabila tidak dirawat dengan baik, apabila tidak segera melaksanakan isoasi diri, karantina diri dengan cara yang sebaik-baiknya,” jelas Yuri. (yb/foto: ist)