PARINGIN, banuapost.co.id– Pemkab Balangan memberikan bantuan kepada mahasiswa dan santri asal Balangan yang tak mudik akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Imbas korona ini juga dirasakan para mahasiswa perantaua yang tak bisa kembali ke daerah asalnya akibat imbauan agar tak mudik,” ujar Bupati Balangan, H Ansharuddin, Senin (11/5).
Menurut bupati yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Balangan, pemkab akan menyiapkan anggaran untuk membantu para mahasiswa perantauan ber-KTP Balangan yang tidak bisa pulang kampung diakibatkan beberapa daerah yang memberlakukan PSBB.
“Dengan semikian, mahasiswa dan santri yang tengah menempuh pendidikan di luar luar Balangan, merasa tidak terabaikan,” tandasnya.
Ditegaskan H Ansharuddin, kebijakan demikian sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjaga para mahasiwa perantau sebagai aset masa depan bangsa.
Disinggung soal data, menurut bupati, pendataanya melalui Dinas Pendidikan Balangan terkait jumlah mahasiswa yang ada di luar daerah maupun di luar negeri.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Balangan, Abdul Basid, akan melakukan pendataan mahasiwa dan santri yang terkena dampak PSBB.
“Sementara ini disdik menunggu arahan dari kepala daerah, terkait bantuan untuk mahasiwa dan santri yang tidak bisa mudik,” katanya. (sri/foto: ist)