KOTABARU, banuapost.co.id– Satu di antara sembilan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kotabaru, terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona.
Kepastian khabar tak nyaman ini dikemukakan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kotabaru, H Sayed Jafar, dalam jumpa awak media di Halaman Kantor Bupati setempat, Kamis (7/5) sekitar pukul 19:45 Wita.
“Pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona inisialnya SS, perempuan berumur 27 tahun. Hasil swab test-nya positif,” ucap H Sayed yang juga Bupati Kotabaru itu.
Sementara ODP lainnya, lanjut H Sayed, S, K, AF, AI, SGS, YT, dan MK, dinyatakan negatif setelah dilakukan pengecekan swab test hari pertama dan hari kedua.
Terkait ODP yang hasil swab test-nya positif, menurut H Sayed, akan dilakukan test kembali selama 2 hari berturut turut.
“Akan dievaluasi ulang. Akan dilakukan test swab selama 2 hari berturut-turut,” tandasnya.
Sementara untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kondisi sakit ringan/sedang, sambung bupati, akan dilanjutkan proses karantina mandiri.
Sedang yang hasil test swab pertama dan keduanya negatif, tetap dilakukan karantina secara mandiri.
“Hasil test swab hari pertama dan kedua negatif, tetap akan melanjutkan masa karantina mandiri selama 14 hari,” imbuhnya.
Bahkan, ucap bupati mengingatkan, mereka yang melanjutkan masa karantina mandiri, diharapkan melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika ada keluhan kesehatan.
Seiring dengan bertambahnya warga Kotabaru yang dinyatakan positif Covid-19, bupati mengingatkan warga agar jangan panik.
“Mengigat Covid-19 masih gentayangan, maka ikuti anjuran pemerintah untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih, jaga jarak dan selalu gunakan masker,” imbau bupati. (her/foto: ist)