BANJARMASIN, banuapost.co.id– Sejak diterapkannya program penegakan disiplin protokol kesehatan di beberapa titik di kota Banjarmasin, terutama di kawasan pasar tradisional, kesadaran masyarakat mulai tumbuh dan memahami akan arti pentingnya kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.
Klaim itu dikemukakan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, usai peninjauan keliling bersama unsur forkopimda ke berbagai pusat perbelanjaan, rumah ibadah dan pasar tradisional, Sabtu (6/6).
Ibnu Sina mengaku melihat langsung kesadaran masyarakat, terutama dalam menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Meski senada dengan Ibnu Sina, namun Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, memprihatinkan dengan masih tingginya kasus Covid-19.
Keprihatinan AKBP Sabana ini seperti diamini oleh Dandim 1007/Banjarmasin, Kol Infi Anggara Sitompul dengan akan lebih memperketat pengawasan pelaksanaan penegakkan disiplin yang mengacu pada protokol kesehatan.
Menurut Kol Inf Anggara, imbauan jaga jarak sulit diterapkan di pasar-pasar tradisional yang kecil dan sempit.
“Sehingga kami hanya melakukan rekayasa keluar masuk pembeli secara bergantian, agar tidak terjadi kerumunan,” jelasnya. (ham/foto: hamdiah)