SAMPIT, banuapost.co.id– Lomba tumpeng khas Dayak yang digelar Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), di Aula Lantai ll, Kecamatan setempat, mewarnai kemeriahan peringatan HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI, Senin (17/8).
Mengusung tema: “Indonesia Maju Bersama Kuliner Tradisional Tumpeng Dayak Kalimantan Tengah Berbahan Lokal Dalam Sajian Panginan Sukup Simpan”, kegiatan diikuti 8 Desa dan dua Kelurahan.
Sajian lomba harus berbahan baku menu lokal yang diolah untuk pangan masyarakat dalam penanganan dampak stunting maupun pandemi Covid-19.
“Lomba ini kita selenggarakan untuk pengkaderan tim yang akan diikutkan ke lomba tingkat kabupaten pada HUT Kotim yang akan datang,” jelas Ketua TP PKK Kecamatan, Mariya Shita Syahrial, usai menyerahkan tropy dan penghargaan kepada para pemenang.
Menurut Mariya, tujuan dari lomba tumpeng khas Dayak memang diminta kepada para peserta menggunakan bahan-bahan lokal untuk dijadikan olahan pangan yang terjamin nilai kandungan gizinya.
Tujuannya supaya bisa diterapkan untuk masyarakat dalam penanganan khususnya bagi desa yang berdampak stunting maupun pandemi virus Korona.
“Jadi mereka bisa menerapkan bagaimana cara membuat makanan yang diolah untuk menambah gizi bagi masyarakat, yang mengacu pada lomba sukup simpan tadi,” katanya.
Penilai terdiri dari Ketua TP PKK, Dharma Wanita dan Puskesmas Samuda. Dari hasil nilai yang dilakukan tim, rasa dan teksturnya. Kedua, kreatifitas, keserasian penyajian. Ketiga, higenis, kebersihan dan nilai gizinya.
Pemenang lomba yang diselenggarakan berbarengan dengan peringatan HUT ke-75 RI ini, Juara l Kelurahan Samuda Kota, Juara ll, Desa Samuda Besar, dan Juara lll Desa Jaya Kelapa. (um/foto: ist)