BANJARMASIN, banuapost.co.id– Lomba gerak jalan yang digagas Dispora Kalsel dalam menyemarakan peringatan ke-75 Kemerdekaan RI, hendaknya diikuti dengan semangat para pejuang dalam merebut kemerdekaan.
“Karena itu gelaran lomba gerak jalan ini jangan hanya semata-mata dijadikan kalender tahunan. Tapi dimaknai untuk mewarisi semangat para pejuang kemerdekaan bangsa,” ujar Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie, di sela start kegiatan lomba di Siring 0 Kilometer, Sabtu (8/8).
Perjuangan merebut kemerdekaan yang dinikmati sekarang ini, lanjut sekda, bukanlah hal mudah. Ada darah, air mata dan ada nyawa yang hilang dari para pahlawan.
“Perjuangan itulah yang harus dimaknai dalam konteks lomba gerak jalan ini,” tandas Abdul Haris.
Oleh sebab itu, sambung Abdul Haris, kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal yang positif dan sebaik-baiknya. Tentunya mengarah untuk membangun bangsa.
Sehingga negara ini bisa berdiri sejajar dengan negara-negara maju lainnya. Karena itu, perlunya saling gotong royong dan saling mengisi satu dengan yang lainnya.
“Kita tidak boleh saling menyalahkan. Tidak boleh saling melemahkan. Tetapi harus saling gotong royong dalam satu kesatuan Republik Indonesia,” pungkas sekda. (ham/foto: hamdiah)