PELAIHARI, banuapost.co.id– Puting beliung terjang Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (9/12). Akibat alam, satu rumah atapnya terlepas. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kejadian yang sangat mencekam, karena hembusan angin berputar kecang disusul dengan hujan deras, membuat Susana desa mencekam.
Mega, pemilik warung gorengan di RT 1, Desa Tambang Ulang, yang bagian depan rumah dan warungnya rusak, mengaku masih gemetar mengingat kejadian yang dialami.
Saat angin datang, Mega tengah berdiri di depan pintu. Selang beberapa saat, benda berukuran besar jatuh menimpa sebagian rumah dan warung. Benda yang menindih, merupakan bagian dari atap rumah tetangga yang terlepas.
“Saya bergegas masuk ke dalam saat melihat atap rumah jatuh menimpa warung saya,” kata Mega.
Selain warung dan bagian depan rumahnya, atap yang lepas itu juga mengenai rumah warga di samping rumah Mega.
Khairul, pemilik rumah yang seluruh atapnya diterbangkan angin, mengaku saat kejadian bersama ibunya sedang duduk di beranda rumah. Selang beberapa saat kemudian, muncul angin kencang disertai hujan deras.
“Hanya beberapa detik setelah angin melintas, rumah kami tiba-tiba atap terbongkar dan jatuh sekitar 50 meter,” jelas Khairul
Akibat angin kencang ini, sedikitnya ada empat rumah yang terdampak di RT 1 Desa Tambang Ulang. Sedang sebuah lagi, nyaris ditindih pohon rambutan yang sudah menekan bagian atap rumah.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, petugas BPBD Tala bersama Camat Tambang Ulang, Ade Gumilar, mengupayakan untuk memotong pohon rambutan. Khawatir kalau ada angin kencang lagi, pohon benar-benar menjatuhi rumah warga tersebut.
“Kita berkordinasi dengan BPBD Tala bagaimana agar pohon tersebut tidak benar-benar roboh. Karena sebagian akarnya sudah terlepas dari tanah,” kata Camat.
“Sampai sejauh ini berdasarkan pemantauan petugas dari kecamatan, kondisi yang agak parah akibat angin puting beling ini di Desa Tambang Ulang,” lanjut camat.
Meski demikian, menurut camat, masih dilakukan pendataan berapa pastinya warga yang terdampak puting beliung.
Sementara, di TPS 1 yang sebelumnya akan digelar menggunakan tenda, terpaksa dipindah ke ruangan Kantor Desa Tambang Ulang. Tenda roboh akibat diterjang puting beliung. (zkl/foto: ist)