BATULICIN, banuapost.co.id– Doa bersama lintas agama untuk Pilkada Tanah Bumbu yang digelar di 1.300 RT dari 149 desa di 10 Kecamatan, Sabtu (5/12) malam, berlangsung khitmad.
Tujuan digelarnya acara kegiatan keagamaan ini, agar kontestasi suksesi kepemimpinan di Bumi Bersujud 2020, berjalan aman dan damai.
“Pertarungan politik Pilkada Tanah Bumbu hanya sampai 9 Desember. Setelahnya diharapkan, Bumi Bersujud kembali damai dan berjalan seperti sedia kala,” jelas Panglima Dozer paslon 03, Rully Rozano.
Ditegaskan Rully, digelarnya doa bersama setelah ibadah Salat Mahgrib berjamaah, tidak digagas para Ketua RT. Tapi Tim Dozer yang berkoordinasi dengan pihak RT.
Pantauan di Kecamatan Mantewe, selain di mushollah kegiatan juga dilaksanakan di rumah warga desa. Misalnya di Desa Sepakat RT 1 , 2 dan 3, serta Desa Sari Mulya RT 2.
Stelah melaksanakan Salat Mahgrib dan Salat Hajat berjamaah, dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin yang kemudian diakhiri dengan berdoa.
Menurut Matjawahir (60), warga RT 2 Desa Sepakat, yang juga pemuka agama setempat, semenjak tahapan pilkada suasana desa seperti tiada hari tanpa membicarakan paslon.
“Nah mulai besok, Ahad (6/12), seiring tidak ada lagi kampanye, diharapkan kehidupan masyarakat seperti sedia kala. Tak ada perdebatan soal paslon,” katanya.
Tapi sebaliknya, lanjut Matjawahir, mantapkan pilihan sesuai hati masing-masing memilih pemimpin untuk Tanah Bumbu yang maju agar masyarakatnya sejahtera.
Hal senada juga disampaikan Sabaridris (58), tokoh warga Desa Sari Mulya. “Doa bersama ini agar setuasi kita aman tenteram di pemilihan 9 Desember yang tinggal beberapa hari lagi,” imbuhnya. (jack/foto: ist)