BATULICIN, banuapost.co.id– Sedikitnya 1.775 pelaku Usaha Mikro di Bumi Bersujud, mendapatkan bantuan dari Pemkab Tanah Bumbu akibat dampak Covid-19.
Samma (55) misalnya, pedagang pisang, merasakan dampak nyata selama wabah korona. Hingga kesulitan mandapatkan pelanggan.
“Sangat terasa dampaknya selama korona ini. Biasanya jualan di rumah saja, tetapi sekarang harus ke pasar supaya ada pembelinya,” jelas Samma.
Dengan adanya bantuan yang diterima, tentu akan sangat bermanfaat untuk modal. “Alhamdulillah, ini akan jadi modal saya untuk berusaha yang lebih baik lagi,” kata warga Jl Pesantren, usai menerima bantuan dari Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, Selasa (8/12).
Sementara Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi, Usaha Mikro dan Koperasi Tanbu, H Avian Noor, mengatakan, pemberian bantuan itu sebagai upaya mendorong dan mendongkrak ekonomi para pelaku usaha mikro.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini, pelaku usaha bangkit lagi. Karena umumnya, semua terdampak akibat Covid-19. Akibat kondisi demikian, pemerintah daerah membantu agar pelaku meningkatkan lagi geliat usahanya,” jelasnya.
Menurutnya, pelaku usaha mikro diberi bantuan dari Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000. Sementara untuk bantuan kepesertaan ketenagakerjaan, didaftarkan dan dibayarkan iurannya selama 4 bulan, dan tambahan 2 bulan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Total bantuan yang disalurkan untuk usaha mikro sebanyak 1.775 yang tersebar di 10 kecamatan sebesar Rp 2.519.000.000. Program ini dicetuskan sejak April lalu.
“Untuk BPJS ketenegakerjaannya Rp 16.800 per bulan, totalnya Rp 119.000.000 selama 4 bulan dari APBD,” papar H Avian. (jack/foto: ist)