PELAIHARI, banuapost.co.id– Fikiadin (bukan Dicky atau Rifky) yang tenggelam di Muara Sungai Sanipah, Desa Kandangan Lama, hingga Sabtu (9/1) pukul 17.00 Wita masih belum ditemukan.
Warga RT 13 Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan, tenggelam Jumat (8/1) pukul 18:00 Wita saat menyeberang untuk menemui dua rekannya.
Tim gabungan Satpolair Polres Tala, Polsek Panyipatan, BPBD Tala dan masyarakat Batalkan serta Tanjung Dewa, melakukan pencarian sejak Jumat malam hingga Sabtu petang. Namun belum membuahkan hasil.
Selain menyisir sungai, mulai Muara Sanipah, lokasi awal hilangnya pemuda berusia 19 tahun kelahiran Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, petugas gabungan juga menyisir pantai arah ke Batakan dan arah ke Sabuhur.
Hingga pukul 17:00 Wita tim gabungan yang mencari korban sejak Jumat (8/1) malam, akhirnya memilih untuk menghentikan sementara pencarian. Sedang rekan korban dan pemberi kerja, tetap bertahan di lokasi.
Menurut Kasatpolair Polres Tala, AKP Supriyanto, pencarian sepanjang hari sudah maksimal dilakukan, baik dalam sungai maupun pesisir pantai. Namun belum membuahkan hasil.
Kasatpolair khawatir, jasad korban dibawa arus ke luar aliran sungai. Karena itu diimbau kepada nelayan pesisir untuk segera melapor jika menemukan jasad di sekitaran pantai antara Batakan dan Sabuhur.
Sementara Kapolsek Panyipatan, Iptu Sunardi, mengatakan, pencarian agak sulit kalau jasad sudah terbawa arus ke luar sungai. Sehingga kemungkinan hanya menunggu dorongan ombak ke pantai.
“Untuk itu kami sudah meminta kepada rekan dan kerabat korban yang bertahan di lokasi, agar tetap memantau di sungai dan di kedua sisi pantai,” kata kapolsek. (zkl/foto: iIust)