JAKARTA, banuapost.co.id– Keprihatinan dan duka cita yang dalam disampaikan manajemen Sriwijaya Air terkait musibah penerbangan rute Jakarta-Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (9/1).
“Sriwijaya Air menyatakan turut prihatin serta menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga dari penumpang serta awak pesawat pada penerbangan SJ-182 agar kiranya terus diberikan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tulis Corporate Communication Sriwijaya Air dalam rilis yang diterima, Ahad (10/1).
Manajemen Sriwijaya Air, sebagaimana rilis, akan terus memberikan dukungan penuh dan pendampingan bagi keluarga penumpang SJ-182 selama proses evakuasi dan identifikasi berlangsung.
“Sriwijaya Air akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang dalam upaya bersama untuk melakukan proses evakuasi dan investigasi atas pesawat Sriwijaya Air SJ-182.”
Guna keperluan komunikasi, Sriwijaya Air telah menyiapkan crisis center/posko darurat yang berada di 4 lokasi, yakni: Bandara Soekarno Hatta Terminal 2D (Posko Keluarga) di koridor dalam dan (Posko Media) di koridor luar. Bandara Supadio Pontianak. Dermaga II Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok dan Posko Antemortem RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur
“Selain itu, Sriwijaya Air juga telah menyiapkan nomor Hotline yang dapat dihubungi yaitu 021 – 8063 7817 (Keluarga penumpang) dan 021 – 8063 7813 (Media),” tulis Corporate Communication Sriwijaya Air.
Seperti diberitakan, pesawat Boeing 373-500 dengan nomor penerbangan SJ182 yang sempat kehilangan kontak dengan menara pengawas Bandara Internasional Soekarno-Hatta, diawaki 6 kru aktif.
Selain 6 kru aktif, pesawat tengah mengangkut 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi, juga terdapat 6 awak sebagai penumpang (extra crew). (yb/*/foto: ist)