SAMPIT, banuapost.co.id– Dua gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang selesai dibangun akhir Desember lalu, siap digunakan untuk pembelajaran 2020/2021.
Pelaksanaan pembangunan mulai Agustus 2020, dikerjakan mengunakan swakelola masyarakat desa setempat. Meski pandemi virus corona, pekerjaan tetap berjalan.
Bahkan dengan adanya pengerjaan swakelola itu warga sekitar yang hilang pekerjaan akibat dampak Covid-19, terbantu karena dilibatkan dalam pengerjaan.
Di gedung sekolah tersebut, juga ada ruang praktik siswa bidang multimedia dan agribisnis tanaman pangan hortikultura hingga perlengkapan peralatannya.
Pembangunan gedung masing-masing berukuran 11x 30 meter, menelan dana Rp 1,9 miliar.
Menurut Kepala Sekolah SMKN 1 Pulau Hanaut, Kusmiadi, ketika dikonfirmasi, pembangunan dikerjakan selama masa pandemi Covid-19, sudah selesai 100 persen dan semua terlaksana dengan baik dan lancar.
“Sekarang siap digunakan untuk pembelajaran semester genap 2020/2021,” katanya, Selasa (5/1).
Selain pembangunan ruang praktik, semua perangkat atau peralatan pendukung pembelajaran sudah siap dan tinggal dipasang.
Terpisah, Camat Pulau Hanaut, Ir H Eddy Mashami, sangat mengapresiasi dan bangga atas SMKN 1 di wilayahnya mendapat bantuan pembangunan fasilitas. Tentunya akan menunjang keberhasilan program sekolah, terlebih SMK merupakan sekolah kejuruan yang sangat berhubungan dengan ruang-ruang praktik.
Dengan adanya kelengkapan alat-alat praktik, ditambah gurunya yang mumpuni, pastinya menjadi daya tarik bagi anak-anak luar wilayah ini akan bersekolah disini,” katanya. (um/foto: ist)