BANJARMASIN, banuapost.co.id– Vaksinasi Covid-19 Sinovac kali ini menyasar ke pedagang kawasan Sentra Antasari Banjarmasin, Selasa (23/3).
Kerja sama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin di termin pertama tahap II ini, dilakukan terhadap 500 pedagang.
“Termin pertama di tahap kedua ini, kita hanya mampu memberikan ke 500 peserta,” ucap Kadinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, di sela-sela kegiatan.
Untuk menghindari terjadinya kerumunan, dalam pelaksanaan vaksinasi, dibagi 4 titik di Pasar Sentral Antasari.
Sementara menurut Kepala Bidang Disperindag Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, target vaksinasi masih jauh dari jumlah pedagang di Pasar Sentral Antasari. Hal tersebut karena keterbatasan vaksin yang tersedia.
“Dari 3.000 pedagang Pasar Sentral Antasari, saat ini hanya bisa diberikan kepada 500 orang. Karena hanya tersedia sebanyak itu,” ujarnya.
Oleh sebab itu, sambung Ichrom, prioritas diberikan pada pada para pramuniaga yang sering berinteraksi dengan pengunjung pasar.
Sedang Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar, yang juga memantau kegiatan menuturkan, program vaksinasi kepada pelayan publik di pusat perbelanjaan merupakan yang terakhir.
“Tindak lanjut vaksinasi yang terakhir ini dilakukan di pusat perbelanjaan Sentral Antasari. Target kami 500, tapi pelaksanaannya hari ini 250 dulu, sisanya besok,” paparnya.
Mukhyar berharap dengan gencarnya pemberian vaksinasi di tengah masyarakat, terutama pada para pelayan publik, bisa menekan angka penyebaran Covid-19, sekaligus sebagai langkah dalam pemulihan ekonomi.
“Kami berharap dengan dilakukannya vaksinasi, bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin, terutama pusat perbelanjaan,” tandasnya.
Dengan vaksinasi ini, lanjut Mukhyar, selain diharapkan pedagang dan pengunjungnya bisa aman, juga akan lebih memulihkan gerakan ekonomi di Banjarmasin. (oie/foto: ist)