BUDAPEST, banuapost.co.id– Portugal diuji Hongaria dalam laga perdana Grup F di Stadion Puskás Aréna, Budapest, Selasa (15/6) malam. Bagi Seleção das Quinas, jawara Piala Eropa 2016, laga ini menjadi awal perjuangan demi mempertahankan gelar tersebut.
Tim besutan Fernando Santos di atas kertas diunggulkan untuk meraih kemenangan. Apalagi mereka unggul head to head dengan meraih 4 kali kemenangan selama 5 pertemuan teraktual dengan calon lawan.
Pun dari segi materi pemain, kualitas Cristiano Ronaldo dan kolega, bisa dibilang di atas rata-rata dari para punggawa yang dimiliki tuan rumah. Artinya, laga perdana ini bisa menjadi asa bagi sang juara bertahan untuk mulai mengumpulkan poin penuh.
Laga awal inipun, sekaligus dapat menjadi bekal berharga bagi langkah Portugal dalam menghadapi persaingan keras di Grup F. Usai laga ini, mereka diagendakan meladeni 2 tim kuat, yakni Jerman dan Perancis secara berurutan.
“Jika kami tidak lolos dari fase grup, itu bisa merupakan sebuah kegagalan. Tapi saya tidak percaya hal tersebut bakal terjadi pada Portugal,” ungkap Fernando Santos, dikutip dari laman resmi UEFA.
“Portugal mempunyai kemampuan untuk meladeni tim manapun yang juga berambisi memenangkan turnamen ini,” imbuh eks nahkoda Yunani itu.
Terkait calon lawan, Hongaria bukannya tidak mempunyai peluang untuk mendapatkan angka. Tampil di negara sendiri, merupakan keuntungan tersendiri.
Kelebihan tersebut layak dimaksimalkan pasukan Marco Rossi saat meladeni kekuatan Portugal yang secara kualitas berada di atas mereka. Sang pelatih pun mengaku pihaknya siap mewujudkan harapan kala berduel dengan sang juara bertahan.
“Kami akan melakukan segalanya hingga batasan kemampuan. Kami tahu siapa yang kami lawan. Kami akan tetap berjuang demi mencapai harapan,” kata pelatih asal Italia ini.
“Bermimpi itu gratis, jadi kami akan melakukannya. Mimpi kami tentu melihat potensi yang kami miliki. Kami sudah mendiskusikannya dan ingin mewujudkan mimpi tersebut. Semoga bisa berlanjut selama EURO,” lanjut Marco Rossi.
Sementara bagi mega bintang sepakbola dunia, Cristiano Ronaldo, laga ini akan jadi peluang menyamai rekor gol legenda sepakbola Iran, Ali Daei, 109 gol.
Pesepakbola berusia 36 tahun yang akrab dengan sapaan CR-7 itu, cuma berjarak lima gol sejak menjalani debutnya bersama Portugal pada 2003.
Jika pemain depan Juventius ini bisa membobol gawang Hongaria, maka memecahkan rekor Ali Daei itu akan lebih mudah diwujudkan. (yb/foto: gog)