SAMPIT, banuapost.co.id– Musyawarah Desa (Musdes) 2022 Sei Ijum Raya, Samuda, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), prioritaskan 5 program pembangunan.
Ke-5 prioritas salah satu desa di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) itu, yakni penambahan ruang puskesdes, pembangunan ruang tunggu PAUD ‘Harapan bunda’, pembangunan taman pendidikan Al-Qur’an, peningkatan jalan pertanian dan gorong-gorongnya.
Dalam sesi dialog musdes yang berlangsung di aula desa, Senin(28/6), peserta sudah menerima salinan hasil pencermatan dan gagasan dari RT/RW. Termasuk Rencana Kerja Pemerintahan Desa 2022 dengan dana desa seperti pada APBDes tahun lalu.
Di rapat itu tak banyak yang diusulkan. Untuk dana desa 2021, terlebih dahulu harus dilakukan musyawarah dalam menetapkan perioritas dananya. Sedang penyusunan RKPDes-nya. mengacu pada program SDGs desa (Sustainable development goals).
Artinya, desa sendiri yang mengatur serta menetapkan prioritas sesuai peraturan yang ada. Sederhananya, SDGs adalah tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditargetkan pemerintah pusat, dicapai 2030 dengan Permendes 13/2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.
Sementara Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sei Ijum Raya, Siti Halimatus Sadiah, membenarka hasil RKP 2022 ada beberapa prioritas yang telah disepakati, sesuai acuan SDGs tersebut.
“Ada lima item pembangunan yang kita tampung untuk diprioritaskan di RKPDes 2022,” jelasnya.
Usai musyawarah, dilakukan penandatanganan draf hasil RKPDes, baik oleh BPD, kepala desa serta perwakilan masyarakat. Setelah diteken, draf kemudian diserahkan ke pemerintahan desa.
Begitupun dengan penyerahan draf, disaksikan Sekcam MHS, Rida Iswandi, perwakilan Polsek Jaya Karya, perwakilan Koramil 1015-06, pendamping desa, ketua LPMD, ketua RT/RW, ketua kelompok nelayan, ketua poktan, perwakilan perempuan, pihak puskesmas serta para kader posyandu desa. (um/foto: ist)