BANJARBARU, banuapost.co.id– Dengan masih jatuhnya korban akibat terinfeksi virus corona, masyarakat diminta lebih disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan virus mahkota ini, tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia.
Seperti misalnya di Provinsi Kalsel per Sabtu (12/6), total Covid-19 tercatat 35.256 kasus setelah ada penambahan 23 warga yang terkonfirmasi positif. Meski dengan total sebanyak itu, dalam perawatan hanya 635 pasien.
Sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 24 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu, jadi 33.580 orang.
Hari ini dilaporkan nihil korban meninggal dunia akibat Covid-19. Sehingga totalnya masih sama dengan kemarin, Jumat (11/6), yaitu 1.041 kasus.
Berikut sebaran ke-23 positif baru (Banjarmasin, Banjarbaru, Kotabaru, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Tabalong dan Tapin nihil): Kabupaten Banjar dan Tanah Laut masing-masing 6, Hulu Sungai Selatan (HSS) 5, Balangan 3, Barito Kuala 2, Tanah Bumbu 1 orang.

Sedang sebaran ke-24 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tabalong dan HSU nihil) Tanah Laut dan Tanah Bumbu masing-masing 7, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan masing-masing 3, Kotabaru, Barito Kuala, Tapin dan HSS masing-masing 1 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 95,25 persen, dalam perawatan 1,80 persen dan meninggal dunia 2,95 persen. (oie/ilust: ist)