LONDON, banuapost.co.id– Pertemuan Italia vs Spanyol bukan laga pertama antara kedua tim di fase gugur Piala Eropa. Ternyata laga di Stadion Wembley, Rabu (7/7) dini hari Wita, akan menjadi pertemuan keempat di babak knock-out turnamen Euro.
Dari tiga laga sebelumnya di fase gugur, Spanyol unggul dengan dua kali mengemas kemenangan dan sekali kalah.
Pertemuan pertama terjadi di Piala Eropa 2008. Kedua tim bertemu di babak permpat final, setelah masing-masing lolos sebagai juara Grup D dan runner-up Grup C.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu, dan pemenang ditentukan melalui babak adu penalti.
Spamyol keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Gli Azzurri 4-2. La Furia Roja yang lolos ke final, akhirnya jadi kampiun Paia Eropa 2008 setelah membungkam Jerman.
Edisi berikutnya, kembali kedua tim bertemu dan kali ini di laga penentu gelar. Spanyol lagi-lagi menang usai membantai La Nazionale empat gol tanpa balas di laga puncak di Ukraina. Gol-gol Spanyol dibukukan David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata.
Lalu pada turnamen Piala Eropa 2016, Italia menantang Spanyol di babak 16 besar yang dihelat di Prancis. Berhasil membalas kekalahan di dua pertemuan sebelumnya.
Italia sukses menyingkirkan sang juara bertahan, menyusul kemenangan 2-0 berkat gol Giorgio Chiellini dan Graziano Pelle.
Kini mereka akan kembali saling sikut pada partai semifinal di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari Wita. Apakah Spanyol atau Italia akan lolos ke final Piala Eropa 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19? Pastinya Italia tentu berambisi menyamakan kedudukan agar skor pertemuan menjadi 2-2. (yb/foto: google)