JAKARTA, banuapost.co.id– Hanya dalam waktu dua pekan terkhir, jumlah korban akibat terinfeksi saling memecahkan rekor. Kali ini, Sabtu (3/7), tercatat 27.913 warga yang didapat dari hasil pemeriksaan 157.227 spesimen corona. Dengan tambahan itu pula, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 2.256.851 kasus. 281.677 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Menurut catatan banuapost.co.id, dalam dua pekan ini setidaknya ada 9 rekor penambahan kasus positf. 21 Juni: 14.536 kasus, 23 Juni: 15.308 kasus, 24 Juni: 20.574 kasus, 26 Juni 21.095, 28 Juni 21.342 kasus. 30 Juni 21.807, 1 Juli 24.836 kasus, 2 Juli 25.830 kasus dan 3 Juli 27.913 Kasus.
Sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 13.282 pasien, hingga kumulasinya jadi 1.915.147 orang. Sementara yng meninggal dunia di hari yang sama ini, dilaporkan ada 493 pasien. Sehingga totalnya sejakpandemi awal Maret tahun lalhu menjadi 60.027 kasus.
Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19 yang menjadi cikal bakal bertambahnya jumlah korban yang terinfeksi, pemerintah masih memantau terhadap sebanyak 133.189 orang tersebar di 51- kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Jumat (2/6), tercatat total 2.228.938 kasus positif virus corona. 1.901.865 pasien sembuh, dan 59.534 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 27.913 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: DKI Jakarta: 9.702, Jawa Barat: 5.393, Jawa Tengah: 3.224, Jawa Timur: 1.439, DI Yogyakarta: 1.358, Banten: 715, Kepulauan Riau: 648, Kalimantan Timur: 622, Sumatera Barat: 501 kasus.
Kemudian: Riau: 447, Nusa Tenggara Timur: 383, Kalimantan Barat: 336, Sulawesi Selatan: 327, Lampung: 286, Bali: 272, Kalimantan Tengah: 272, Sumatera Selatan: 246, Papua Barat: 206, Maluku: 172, Bangka Belitung: 163, Sumatera Utara: 149, Sulawesi Utara: 143, Bengkulu: 140 kasus.
DisusuL; Sulawesi Tenggara: 137, Maluku Utara: 125, Kalimantan Utara: 113, Sulawesi Tengah: 100, Kalimantan Selatan: 77, Aceh: 72, Jambi: 56, Papua: 30, Nusa Tenggara Barat: 25, Sulawesi Barat: 20, Gorontalo: 14 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Cocid-19 ini, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)