BANJARBARU, banuapost.co.id– Dibanding dengan se-hari sebelumnya, kasus virus corona Kalsel ngegas. Jika Kamis (1/7) tercatat 124 warga terinfeksi, sebaliknya Jumat (2/7) naik jadi 159 orang. Akibat tambahan itu, Covid-19 totalnya jadi 36.359 kasus. 953 pasien di antaranya masih dirawat.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 67 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 34.335 orang.
Khabar kurang menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 4 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarmasin 2, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya jadi 1.071 orang.
Berikut sebaran ke-159 positif baru (Balangan dan Tabalong nihil), Banjarmasin: 35, Banjarbaru: 34, Tanah Laut: 26, Tanah Bumbu: 23, Barito Kuala: 18, Tapin dan Hulu Sungai Utara (HSU) masing-masing: 6, Kotabaru 5, Hulu Sungai Selatan (HSS): 3, Kabupaten Banjar: 2, Hulu Sungai Tengah (HST): 1 orang.
Sedang sebaran ke-67 pasien sembuh (Kabupaten Banjar, Tapin, HSS, HSU, Balangan, Tanah Bumbu dan Kotabaru nihil), Banjarmasin 42, Banjarbaru 12, Tabalong 6, HST 4, Tanah Laut 2, Barito Kuala 1 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 94,43 persen, dirawat 2,62 persen dan meninggal 2,95 persen.

Masih bertambahnya korban paparan Covid-19, masyarakat diimbau mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun air mengalir.
Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus yang hingga belum ada obat mujarabnya tersebut, menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)