BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban terpapar virus corona di Kalsel sepanjang Jumat (30/7) bertambah 958 warga. Dengan tambahan itu, Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat sudah menginfeksi sebanyak 47.281 orang. Namun demikian yang masih dalam perawatan tercatat sebanyak 8.063 pasien.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 243 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 37.915 orang.
Khabar kurang menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 26 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Kabupaten Banjar: 13, Tanah Bumbu: 5, Tapin: 3, Tabalong dan Kotabaru: masing-masing 2, Hulu Sungai Selatan (HSS) 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.303 orang.
Berikut sebaran ke-958 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 272, Banjarbaru: 229, Tanah Laut: 80, Barito Kuala: 72, Tapin: 52, Kabupaten Banjar dan Tanah Bumbu: masing-masing 49, Hulu Sungai Tengah (HST): 44, Hulu Sungai Utara (HSU): 43, Kotabaru: 29, Tabalong: 16, HSS: 15, Balangan: 8 orang.
Sedang sebaran ke-243 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru dan Balangan nihil): Barito Kuala: 69, Kabupaten Banjar: 47, Tanah Bumbu: 31, HST: 24, Tanah Laut: 22, Kotabaru: 20, Tabalong: 15, HSU: 7, HSS: 5, Tapin: 3 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 80,19 persen, dirawat 17,05 persen dan meninggal 2,76 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)