ROMA, banuapost.co.id– Timnas Ukraina vs Inggris berebutkan satu tiket semifinal Euro 2020/2021. Pertandingan di Stadion Olimpico, Roma, Ahad (4/7) dini hari pukul 03:00 Wita, menjadi ujian bagi The Three Lions karena laga digelar di tempat netral.
Timnas Inggris lolos ke babak perempat final setelah menendang Jerman 2-0 di Stadion Wembley, London. Stadion yang dua kali jadi lokasi pertandingan Inggris selama fase grup.
Namun kali ini, asuhan Gareth Southgate akan dijajal Zhovto-Blakytni, julukan Timnas Ukraina, di tempat yang cukup jauh dari kandang mereka.
Ukraina yang diarsiteki mantan ujung tombak AC Milan, Andriy Shevchenko, menyandang status kuda hitam. Tentunya siap memberi kejutan buat Timnas Inggris, sekaligus mengukir sejarah mereka di turnamen empat tahunan memperebutkan trofi Henri Delaunay.
Ukraina lolos ke babak 16 besar dengan susah payah. Mereka tertolong Swedia yang secara mengejutkan berhasil mengalahkan Polandia di fase Grup E. Ukraina yang berasal dari Grup C, berhak lolos dari jalur peringkat tiga terbaik.
Namun di babak 16 besar, Ukraina justru mengalahkan Swedia yang secara tidak langsung telah menolong mereka dengan skor 2-1 lewat perpanjangan waktu.
Semangat tempur Ukraina bisa merepotkan Inggris yang tengah dalam kepercayaan diri tinggi. Apalagi kedua tim belum pernah bertemu sejak Ukraina menahan imbang tanpa gol di pertandingan uji coba delapan tahun lalu.
Sebaliknya Inggris jika berhasil mengatasi Ukraina, semakin membuka peluang memenangkan gelar Piala Eropa pertama dalam sejarah. Sebelumnya, The Three Lions pernah memenangi Piala Dunia 1966. Mereka juga melaju ke semifinal Piala Eropa 1968, tetapi belum pernah memenangkannya.
Dengan materi pemain seperti Harry Kane, Raheem Sterling, dan Jordan Henderson, dipadu gairah pemain muda seperti Mason Mount, Jack Grealish, Bukayo Saka, dan Declan Rice, Inggris menjelma kekuatan yang cukup disegani. Mereka juga difavoritkan memboyong Henri Delaunay, sekaligus menjadi raja Eropa 2020. (yb/foto: gog)