PELAIHARI, banuapost.co.id– Ruang Terbuka Hijau (RTH) di bekas bangunan Pasar Lama dijadikan Pemkab Tanah Laut menjadi titik nol. Sedang rumah-rumah tua di sekitarnya menjadi bagian cagar budaya.
Pasar Lama merupakan saksi sejarah perkembangan Kota Pelaihari dan Kabupaten Tanah Laut, karena di lokasi yang saat ini masuk dalam administrasi Kelurahan Pelaihari, merupakan cikal bakal Kota Pelaihari.
Menurut Bupati Tanah Laut, H Sukamta, pembangunan RTH pada eks bangunan Pasar Lama selain akan digunakan untuk ruang publik juga difungsikan sebagai tempat edukasi dengan menjadikan rumah-rumah tua di sekitarnya sebagai cagar budaya dan menampilkan nama-nama tokoh bersejarah di Tala.
“Kita berharap ini menjadi ikonnya Tanah Laut, karena 0 Km Tanah Laut, sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas. Mudah-mudahan nanti wisatawan datang dari Batakan, Takisung, atau Batu Lima bisa singgah untuk kuliner di sini dan belanja oleh-oleh di sini,” kata bupati.
Ketua Komisi III DPRD Tala, H Arkani mendukung RTH di eks bangunan Pasar Lama menjadi titik nol kilometer.
“Kita harapkan ini juga sebagai tempat edukasi dan wisata di Tanah Laut. Nilai anggaran pembangunan lebih kurang Rp 2,8 miliar. Sampai hari ini, 20,7 persen untuk progresnya. Karena itu agar pekerjaannya lebih dipercepat,” ujar H Arkani.
Sementara Kepala Bidang Tata Kota Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala, Gusti Erzandi, memberikan apresiasi karena dalam proses pembangunan dan penataan kota, mendapat dukungan dari banyak pihak.
“Alhamdulillah, dukungan legislatif dan eksekutif sangat luar biasa. Selain itu juga pembangunan ini mendapat antusias dan dukungan dari masyarakat. Semoga kita terus bisa menata kota ini hingga menjadi lebih baik lagi,” kata Erzandi.
Pembenahan dan penataan dilakukan di beberapa titik, antara lain pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH), sisi Jl KH Mansyur Angsau, gerbang Masjid Al-Manar dan rencana Sport Center pada RTH Hasan Basri.
Menurut Erzandi, kegiatan pembangunan dan penataan tersebut, direncanakan akan rampung pada tahun ini. Sedang rencana pembangunan Sport Center pada RTH Hasan Basri akan dimulai pada akhir 2021. (zkl/foto: diskominfo)