BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah korban yang terinfeksi virusa corona di Kalsel kian melandai. Tercatat hari ini, Senin (6/9), ada 92 kasus baru. Dengan tambahan itu, secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 67.283 orang. 3.177 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini pula, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 488 pasien sembuh. Sehingga totalnya jadi 61.867 orang.
Sementara korban meninggal, juga bertambah 15 pasien. Sehingga kumulasinya menjadi 2.239 kasus. Ke-15 korban berasal dari Banjarmasin: 7, Banjarbaru dan Tanah Bumbu: masing-masing 2, Balangan, Tapin, Barito Kuala dan Tanah Laut: masing-masing 1 orang.
Berikut sebaran ke-92 kasus positif baru (Balangan nihil): Tanah Laut: 18, Banjarbaru: 15, Tabalong: 10, Tapin dan Banjarmasin: masing-masing 9, Tanah Bumbu: 8, Hulu Sungai Selatan (HSS): 6, Barito Kuala dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 5, Hulu Sungai Tengah (HST): 3, Kabupaten Banjar dan Kotabaru: masing-masing 2 orang.
Sedang sebaran ke-488 pasien sembuh (Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan HSU nihil): Banjarbaru: 94, HST: 79, Balangan: 68, Kotabaru: 58, Tabalong: 52, Barito Kuala: 51, Banjarmasin: 50, HSS: 17, Tapin: 10, Tanah Bumbu: 9 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 91,95 persen, dirawat 4,72 persen dan kematian 3,33 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)