BANJARBARU, banuapost.co.id– Tercatat hari ini, Sabtu (4/9), ada 262 warga terindeksi virus corona. Dengan tambahan tersebut, totalnya jadi 67.013 orang. 3.998 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada 613 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 60.802 orang.
Sementara yang meninggal dunia, dilaporkan ada 17 pasien. Sehingga secara keseluruhan jadi 2.213 orang. Ke-17 korban berasal dari Banjarmasin: 7, Tanah Bumbu: 6, Tabalong: 2, Banjarbaru dan Tanah Laut: masing-masing 1 orang.
Berikut sebaran ke-262 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Tanah Laut: 89, Banjarmasin: 45, Banjarbaru: 27, Hulu Sungai Tengah (HST): 20, Tabalong: 16, Kabupaten Banjar: 13, Tanah Bumbu: 11, Barito Kuala: 10, Hulu Sungai Utara (HSU): 9, Kotabaru dan Tapin: masing-masing 8, Balangan: 4, Hulu Sungai Selatan (HSS): 2 orang.
Sedang sebaran ke-613 pasien sembuh (HST nihil): Banjarmasin: 375, Tabalong: 109, Banjarbaru: 26, Tanah Laut: 25, Tanah Bumbu: 24, HSU: 20, Tapin: 10, Kotabaru: 7, HSS: 5, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Balangan: masing-masing 4 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 90,73 persen, dirawat 5,97 persen dan kematian 3,30 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)