BANJARBARU, banuapost.co.id– Sepanjang Rabu (1/9), tercatat 256 warga Kalsel positif terpapar virus corona. Akibat tambahan itu, total Covid-19 menjadi 66.172 orang. 5.303 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Namun demikian di hari yang sama ini pula, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 901 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 58.698 orang.
Sementara yang meninggal dunia akibat virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, hari ini dilaporkan ada 17 orang. Sehingga kumulsinya menjadi 2.171 kasus.
Ke-17 korban berasal dari Banjarbaru dan Tanah Bumbu: masing-masing 5, Tabalong, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Tanah Laut: masing-masing 2, Balangan: 1 orang.
Berikut sebaran ke-256 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 53, Tanah Laut: 43, Tabalong: 27, Banjarbaru: 26, Hulu Sungai Tengah (HST): 25, Tanah Bumbu: 22, HSU: 16, Kabupaten Banjar: 12, Hulu Sungai Selatan (HSS): 9, Balangan: 7, Tapin: 6, Kotabaru dan Barito Kuala: masing-masing 5 orang.
Sedang sebaran ke-901 pasien sembuh (Kabupaten Banjar dan Tapin nihil): Banjarmasin: 600, Tabalong: 67, Tanah Bumbu: 60, HST: 44, Kotabaru: 39, Barito Kuala: 27, Tanah Laut: 21, HSU: 14, HSS: 12, Balangan: 9, Banjarbaru: 8 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan Covid-19 di Kalsel mencapai 88,71 persen, dirawat 8,01 persen dan kematian 3,28 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)