BANJARBARU, banuapost.co.id– Warga terinfeksi virus corona di Kalsel nambah 87 orang. Dengan demikian per Selasa (14/9), totalnya jadi 68.446 kasus. 1.921 pasien di antaranya masih dirawat.
Dihari yang sama ini, sebagaimana data Tim Tugas Percepatan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan sebanyak 231 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 64.224 orang.
Sementara yang meninggal dunia, dilaporkan ada 11 orang. Sehingga totalnya menjadi 2.301 kasus. Ke-11 korban berasal dari Banjarmasin: 8, Tanah Bumbu: 2, Hulu Sungai Selatan (HSS): 1 orang.
Berikut sebaran ke-83 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 12, Tanah Bumbu: 11, Banjarbaru: 10, Kotabaru dan Hulu Sungai Tengah (HST): masing-masing 9, Barito Kuala: 7, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut: masing-masing 6, Tapin, HSS dan Tabalong: masing-masing 4, Balangan: 3, Hulu Sungai Utara (HSU): 2 orang.
Sedang sebaran ke-231 pasien sembuh (Banjarmasin dan Tabalong nihil): Kabupaten Banjar: 69, Banjarbaru: 62, HST: 28, Kotanaru: 18, HSU dan Tanah Bumbu: masing-masing 15, Tanah Laut dan Balangan: masing-masing 6, HSS: 5, Tapin: 4, Barito Kuala: 3 orang
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 93,83 persen, dirawat 2,81 persen dan kematian 3,36 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)