BANJARMASIN, banuapost.co.id– Inovasi Dispersip Kalsel dalam dongkrak minat baca masyarakat, hingga diakui secara nasional dengan torehan tiga penghargaan sekaligus, rupanya menjadi perhatian Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Untuk menggali kiat-kiat meningkatkan minat baca itulah, Kepala Bidang Perpustakaan Pusat Penerangan Sekretariat Jenderal Kemendagri, Moh Ilham A Hamudy, melakukan kunjungan ke Dispersip Kalsel, Selasa (28/9).
Disambut Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, Ilham A Hamudy tak menampik kedatangan dalam rangka menjalankan program ‘Jelajah Literasi’, guna menggali kiat-kiat Dispersip Kalsel. Sehingga berhasil meraih IPL dengan angka 48,7.
“Kita beberapa hari di sini untuk melihat dan mencatat langsung berbagai hal, yang nantinya akan dijadikan sebuah buku. Sehingga menjadi bahan bacaan dan pelajaran bagi dinas atau pimpinan lainnya se-Indonesia,” jelasnya.
Bahkan akan meneliti lebih jauh strategi yang diterapkan Dispersip Kalsel, hingga bisa diterima dan bermanfaat untuk masyarakat.
“Karena kalau bahas anggaran dan program, itu kurang lebih saja dengan daerah lain. Tapi yang saya lihat dan baca, kadispersip bisa merangkul para pejabat di daerah. Saya rasa jaringan yang dipunya beliau luar biasa,” kata Hamudy
Selain itu, sambung Hamudy, Kadispersip Kalsel yang kerap disapa Bunda Nunung ini, juga akrab dengan masyarakat biasa. Terbukti, mau turun langsung melayani masyarakat di daerah hingga yang terisolir.
“Hal tersebut cukup jarang dilakukan pimpinan dinas yang mengiatkan literasi di daerah lain,” imbuhnya.
Sementara, Kadispersip Kalsel merasa terhormat atas kunjungan yang dilakukan Hamudy dan beberapa jajarannya ke Perpus Palnam. Ia berharap bisa terus menginspirasi dan menjadi tonggak ukur daerah lain dalam meningkatkan budaya literasi.
“Kita hanya melakukan apa yang bisa dilakukan. Jelas kita ingin agar masyarakat Kalsel gemar membaca, hingga tercipta masyarakat yang berkualitas,” ujar Nunung. (oie/foto: ist)