MARTAPURA, banuapost.co.id– Peringati Hari Bersih-bersih se-Dunia (World Cleanup Day), Forkopimda Kalsel garap kawasan Desa Lok Baintan, Martapura, Sabtu (18/9).
Selain bersih-bersih salah satu desa di Kabupaten Banjar itu, juga diluncurkan kick-off Sungai Martapura Bungas (Bersih, Unggul, Asri).
Meski demikian, peringatan WCD ini tidak hanya dilakukan di Desa Lok Baintan saja. Tapi juga di 10 titik yang dilewati Sungai Martapura. 5 wilayah di Kabupaten Banjar dan 5 lainnya masuk Kota Banjarmasin.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengajak seluruh elemen untuk menggelorakan bersih-bersih sungai. Mengingat wilayah Sungai Martapura merupakan salah satu objek wisata yang cukup terkenal.
“Bersih-bersih itu penting untuk lingkungan kita. Sehingga menjadikan sungai lebih bagus ke depannya. Kalau sungai kita bersih, maka masyarakat maupun wisatawan dari luar Kalimantan yang datang, akan merasa nyaman mengunjunginya,” kata Paman Birin, sapaan akrabnya.
Sementara Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah selaku Dansatgas Aksi Bersih Sungai Martapura Bungas mengatakan, betapa pentingnya peduli lingkungan dan menanam pohon.
“Selain manfaatnya untuk kesehatan, juga sebagai penghijauan dan sebagai paru-paru udara dalam menyerap polusi. Sedang akar pohon bermanfaat menahan air supaya tidak langsung hilang, sehingga mencegah terjadinya erosi,” jelasnya.
Ditegaskan Pati TNI AD bintang satu ini, TNI akan selalu mendukung program pemerintah dalam aksi bersih-bersih susur Sungai Martapura dan revolusi hijau menanam pohon sebagai wujud terjalinnya kemitraan pemerintah daerah, TNI/Polri dan seluruh komponen masyarakat.
Melestarikan alam, menurut danrem, tugas dan tanggung jawab bersama. Bahkan tidak hanya menaman, tetapi wajib ikut melestarikan dengan cara merawat demi kelangsungan hidup pohon yang ditanam.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Dirpolair Polda, Kombes Pol Takdir Mattanete, Danlanud Syamsudin Noor, Kolonel P (Pnb) Yulmaizar Chaniago; Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Herbiantoko, dan Kadis Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifa Dwi Dirwana, jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin serta Kabupaten Banjar. (oie/foto: ist)