NANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel per Sabtu (18/9), tercatat 68.866 orang, setelah ada penambahan 98 kasus baru. Meski sejumlah itu, sekarang ini yang dirawat hanya 1.510 orang.
Dihari yang sama, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada sebanyak 292 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 65.047 orang.
Sementara untuk korban meninggal, hari ini dilaporkan ada 4 orang. Korban berasal dari Banjarbaru dan Tanah Laut masing-masing 2 orang. Sehingga totalnya menjadi 2.309 kasus.
Berikut sebaran ke-98 kasus positif baru (Kotabaru dan Hulu Sungai Selatan nihil): Tanah Laut: 28, Tanah Bumbu dan Banjarbaru: masing-masing 16, Banjarmasin: 10, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tabalong: masing-masing 6, Balangan: 5, Kabupaten Banjar: 4, Tapin dan Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 3, Barito Kuala: 1 orang.
Sedang sebaran ke-292 pasien sembuh (Barito Kuala, HSU dan Balangan nihil): Banjarmasin: 100, Tanah Laut: 80, HST dan Banjarbaru: masing-masing 26, Tanah Bumbu: 22, Kabupaten Banjar: 13, Tapin: 8, HSS dan Tabalong: masing-masing 7, Kotabaru: 3 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 94,45 persen, dirawat 2,19 persen dan kematian 3,35 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)