BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel sepanjang Kamis (23/9), nambah 83 orang. Lebih banyak dibandingkan se hari sebelumnya, Rabu (22/9), yang tercatat 53. Dengan tambahan itu, totalnya jadi 69.076 kasus. 980 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Namun demikian, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini kesembuhan tercatat 245 pasien. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 65.860 orang.
Sementara yang meninggal dunia akibat paparan virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok ini, bertambah 1 orang. Korban berasal dari Banjarbaru. Sehingga totalnya menjadi 2.319 kasus.
Berikut sebaran ke-83 kasus positif baru yang dilaporkan 11 kabupaten/kota (Tapin dan Hulu Sungai Utara nihil): Tanah Bumbu: 29, Banjarbaru: 19, Banjarmasin: 10, Tanah Laut dan Barito Kuala: masing-masing 6, Kabupaten Banjar: 4, Kotabaru: 3, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan: masing-masing 2, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tabalong: masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-245 pasien sembuh, Tanah Bumbu 73, Banjarbaru: 52, Banjarmasin: 40, Tanah Laut: 29, Kabupaten Banjar: 14, HST: 12, HSU: 5, Barito Kuala, Tapin, HSS dan Balangan: masing-masing 4, Tabalong: 3, Kotabaru: 1 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 95,23 persen, dirawat 1,42 persen dan kematian 3,35 persen.

Masih terus bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)